Kategori: Repeat Order & Retensi Pelanggan
-
Low Instagram Following: Should Your Business Still Launch a Threads Account?
Low Instagram Following: Should Your Business Still Launch a Threads Account? Many brands hesitate to join Threads because they think their reach depends on their Instagram follower count. However, Threads offers a different way for people to discover your business. Its algorithm works differently than Instagram’s, which can help you reach new audiences. The Difference […] -
Strategi WhatsApp untuk Tahap Pertimbangan Properti: Menjaga Lead Tetap Panas Hingga Akad Jual Beli
Saya melihat ini setiap minggu: tim marketing keluar biaya besar di Meta untuk mendatangkan inquiry, lalu lead-nya diserahkan ke sales. Sales membalas sekali atau dua kali. Lead bilang, "Nanti saya kabari setelah lebaran," atau "Saya masih bandingin proyek." Sales mencatat di CRM. Tiga bulan kemu…
-
Cara Mengubah Data Suara Pelanggan di WhatsApp menjadi Repeat Order dan CLV Lebih Tinggi
Bayangkan Anda menjalankan brand skincare lokal. Setelah kampanye Ramadan di Instagram dan Facebook, 2.000 orang membeli paket perawatan dasar. Tiga bulan kemudian, hanya sekitar 80 dari mereka yang order lagi. Sisanya diam. Mereka tidak membuka broadcast promo mingguan. Beberapa bahkan keluar da…
-
Strategi Retensi WhatsApp untuk Produk Musiman: Menjaga Repeat Revenue dan CLTV di Luar Peak Season
Bayangkan Anda menjalankan label fashion modest. Bulan Ramadan baru saja lewat. Dalam enam minggu terakhir, Anda mengirim 1.800 pesanan melalui WhatsApp. Daftar chat penuh dengan pembeli puas, pengirim hadiah, dan pembeli menit terakhir. Lalu tiba Mei. Telepon berhenti berdering. Open rate broadc…
-
Meningkatkan Retensi dengan Storytelling di WhatsApp: Bangun Hubungan, Tingkatkan CLTV
WhatsApp adalah bagian penting dari kehidupan sehari-hari di Indonesia. Hampir semua orang membuka aplikasi ini berkali-kali dalam sehari. Ini menjadikannya saluran yang ideal bagi bisnis untuk berkomunikasi dengan pelanggan.